Bali Memiliki Banyak Hari Libur

Bali memiliki fakta unik karena memliki banyak hari libur yang disumbangkan oleh sejumlah hari raya besar keagamaan. Hampir setiap hari besar keagamaan ini setiap orang akan mendapatkan libur. Beberapa hai libur diantaranya adalah hari raya galungan, kuningan, nyepi, pagerwesi, saraswati, dan sejumlah upacara besar lainnya seperti piodalan (pujawali).
Pasang Bola
Bali sebagai tujuan wisata dunia, tentu banyak hal yang bisa digali informasinya mengenai pulau kecil ini, sebuah pulau cantik yang dikenal juga dengan pulau Seribu Pura atau pulau Dewata, memiliki fakta unik atau informasi lainnya yang jarang diketahui dan menarik untuk diketahui. Bagi wisatawan, tentunya mereka lebih tertarik untuk menggali dan menemukan informasi menarik mengenai keberadaan objek wisata, budaya dan seni yang ada di pulau Bali, layanan wisata dan informasi tentang pariwisata lainnya, namun demikian banyak fakta unik yang jarang diekspose mengenai pulau Bali.

Ingin mengenal Bali lebih dekat, mungkin anda juga ingin mengetahui sejumlah fakta unik mengenai Bali yang jarang diketahui orang, namun demikian informasinya bisa anda dengan mudah bisa ditemukan di internet, informasi ini kami kemas untuk melengkapi informasi seputar Bali yang mungkin dibutuhkan, sehingga lebih paham bagaimana di Bali itu sesungguhnya.

10 Fakta Tentang Bali Yang Jarang Diketahui Orang
Berikut ini kami rangkum sejumlah fakta di pulau Dewata Bali, yang memang jarang diketahui orang, tentu ada beberapa hal menarik yang selama ini tidak pernah tahu atau malah tidak mau tahu. Hal ini membuat pulau Dewata ini tambah unik dan memiliki cara khas tersendiri di mata wisatawan, berikut informasinya;

1. Bali Tempo Dulu, Banyak Perempuan Bali Telanjang Dada
Perempuan Bali tempo dulu, memang tampil telanjang dada di manapun mereka berada tidak takut adanya kejahatan, karena penduduk pribumi saat tersebut terkenal lugu, polos dan natural, tampilan telanjang dada tersebut untuk simbol keindahan, serta kejujuran lahir dan bathin, dengan bertelanjang dada jadi orang akan tahu kejujuran seorang wanita, sehingga buah terlarang mereka diketahui memang tidak pernah tersentuh, walaupun dilihat oleh banyak orang, para perempuan Bali menjaga keutuhannya agar tidak disentuh oleh kaum pria, seperti buah yang masih segar, sehingga pemilik buah tersebut masih bisa dipercaya dan menjadi wanita terhormat. Ini adalah fakta yang ada, bahkan banyak foto dan video dokumentasi tersebar di internet.

2. Angka Perceraian Dan Poligami Rendah
Keutuhan sebuah rumah tangga tentu menjadi idaman setiap keluarga, termasuk juga di Bali, setiap pasangan keluarga memiliki pertimbangan yang matang jika melakukan pernikahan, sehingga angka perceraian dan poligami di Bali terbilang cukup rendah. Dalam proses pernikahan harus melibatkan keluarga besar mempelai perempuan dan laki-laki, melibatkan aparat adat, kerabat dan lingkungan. Termasuk juga banyak waktu yang diperlukan untuk melalui proses tersebut, prosesnya cukup rumit dan juga biaya yang tidak sedikit, sehingga mereka mempertimbangkan dengan matang sebelum mengambil keputusan untuk cerai, dan perceraian adalah hal yang memalukan bagi mereka. Fakta seperti ini mereka akan lebih selektif dan memilih menyelesaikan permasalahan keluarga dengan baik.

3. Penduduk Asli Bali Jarang Terlibat Kejahatan
Dibandingkan prosentase yang sekitar 85% mayoritas penduduk asli Bali, maka fakta kejahatan yang ada di Bali lebih banyak dilakukan oleh orang-orang pendatang atau mereka yang tidak asli Bali. Penduduk Bali yang mayoritas Hindu memiliki kepercayaan adanya hukum Karma Phala dan percaya dengan adanya reinkarnasi (penjelmaan kembali). Mereka percaya setiap perbuatan atau karma baik akan mendapatkan imbalan yang baik juga, begitu juga sebaliknya perbuatan buruk akan mendapatkan akibat yang buruk, dan hasil perbuatan tersebut bisa dinikmati pada saat hidup sekarang ini, ataupun dalam kehidupan mereka mendatang saat reinkarnasi, sehingga tidak semua manusia tersebut kehidupannya baik, itu sesungguhnya karena karma mereka.

4. Sabung Ayam Di Bali Mudah Ditemukan
Judi tentunya dilarang di Indonesia, termasuk juga di Bali, namun demikian sabung ayam di Bali terutama di wilayah Denpasar dan sejumlah tempat di wilayah pedesaan bisa dengan mudah ditemukan, para penjudi (bebotoh) menyadari akan keberadaan judi tersebut dilarang dan diilegalkan, tetapi tetap mereka bertaruh keberuntungan dengan nasib dan rela menjadi tahanan jika tertangkap. Praktek sabung ayam atau dikenal tajen ini sudah berlangsung sangat lama, dan sampai sekarang ini cukup mudah untuk ditemukan terutama bagi mereka bagi kalangan penjudi sabung ayam (bebotoh). Fakta judi tajen (sabung ayam) memang sangat susah untuk diberantas di Bali, mungkin disebabkan karena adanya prosesi tabuh rah atau adu ayam sampai meneteskan darah pada saat-saat tertentu upacara agama.

5.Wanita Bali Paling Setia Dengan Pasangan Hidupnya
Bagi wanita Bali, mereka akan sangat mempertimbangkan dalam memilih pasangan hidupnya, karena Bali menganut sistem patrilineal, setelah seorang wanita memilih pasangan hidupnya, maka secara otomatis semua hak dari wanita tersebut di keluarganya akan dilepas, termasuk juga ikatan dengan leluhurnya, ini melalui proses upacara agama atau ritual yang menyatakan bahwa perempuan tersebut melepas ikatannya dengan leluhur. Jika dipahami ini tentu hal yang sangat menyedihkan tidak hanya dilepas oleh keluarga tetapi juga ikatannya dengan leluhurnya dan bergabung dengan keluarga mempelai lelaki menjadi anggota baru, apalagi sampai pindah agama tentu adalah hal yang rumit. Untuk itulah wanita sangat ingin mempertahankan keutuhan keluarganya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *