Fakta Unik Dari Komodo Jadi Warisan UNESCO 2020

Fakta Unik Dari Komodo Jadi Warisan UNESCO 2020

Pulau Komodo yang terletak di Flores, Nusa Tenggara Timur ini pernah dinobatkan menjadi 7 keajaiban dunia pada tahun 2012.

Baca Juga: Hari Ini! Shopee Gajian Sale Hadirkan Gratis Ongkir, Cashback 100%, dan Flash Sale 60RB!

Keistimewaan komodo menyebabkan para ilmuwan dan wisatawan melirik spesies kadal besar yang satu ini.

Dirangkum KabarLumajang.com berasal dari beberapa sumber, berikut fakta istimewa komodo yang jarang diketahui:

1. Spesies kadal terbesar di bumi

Komodo merupakan spesies kadal terbesar yang dijuluki ‘komodo dragon’. Komodo mempunyai panjang capai 10 kaki bersama berat lebih berasal dari 300 kilogram.

Selain itu, komodo adalah kadal terberat di Bumi. Komodo mempunyai kepala panjang dan rata bersama moncong bulat, kulit bersisik, kaki membungkuk, dan ekor besar berotot.

Baca Juga: Teks Pidato Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 H, Cocok untuk di Masjid, Pondok Pesantren dan Sekolah

2. Hanya dapat ditemukan di Indonesia

Komodo sudah berkembang biak di Kepulauan Sunda Kecil di Indonesia selama jutaan tahun. Komodo lebih menyukai hutan tropis.

Meskipun reptil atletis ini dapat terjadi sampai tujuh mil per hari, mereka lebih suka tinggal di dekat tempat tinggal dan jarang bepergian jauh berasal dari lembah daerah mereka dilahirkan.

3. Komodo dapat bereproduksi tanpa kawin

Setahun sekali komodo betina mengeluarkan bau berasal dari kotorannya supaya diikuti komodo jantan. Komodo jantan yang mendapatkan sang betina, ia menggaruk punggungnya dan menjilat tubuhnya.

Jika sang betina menjilatnya kembali, proses kawin pun terjadi.

Komodo betina mempunyai cara lain untuk bereproduksi tanpa perlu Kedatangan komodo jantan. Hal ini sebab komodo betina mempunyai kromosom kelamin jantan dan betina.

Komodo betina dapat bereproduksi secara aseksual didalam proses yang disebut partenogenesis.

Baca Juga: 10 Tahun Menjabat Wali Kota Surabaya, Risma Akui Sempat Takut waktu Tutup Lokalisasi Dolly

4. Kamuflase layaknya bunglon

Saat berburu, komodo mengandalkan kemampuan kamuflasenya dan berbaring tunggu mangsa yang lewat.

Saat mangsa melewatinya, komodo pun terlihat memanfaatkan cakarnya yang tajam dan gigi bergerigi layaknya hiu untuk menerkam mangsanya.

5. Kelenjar racun yang mematikan

Komodo mempunyai kelenjar racun yang dapat turunkan tekanan darah, menyebabkan pendarahan hebat, mencegah pembekuan, dan menyebabkan syok.

Komodo menggigit bersama gigi bergerigi dan otot leher yang kuat sehingga, menyebabkan luka besar menganga pada mangsanya. Racun itu lantas mempercepat kematian mangsanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *