Ini 5 Fakta Unik Suku Tidung

Duit terkini Rp 75000 membuat gempar warga Indonesia semenjak deskripsi yang mengatakan kalau terdapat lukisan busana adat Cina di dalamnya. Belum lama dikenal kalau lukisan itu ialah busana adat dari kaum Tidung, Kalimantan Utara.

Busana adat Kaum Tidung sendiri terdiri dari Pelimbangan serta Kurung Bantut( busana tiap hari), Selampoy( busana adat), Talulandom( busana sah) serta Sina Beranti( busana mempelai).

Tidak hanya busana adatnya yang menarik, Kaum Tidung pula mempunyai bermacam kenyataan istimewa lain.

Selanjutnya merupakan kenyataan istimewa Kaum Tidung yang diambil Suara. com dari halaman Hops. id.

1. Asal- usul Kaum Tidung

Kaum Tidung berumah di suatu area sangat utara Republik Indonesia di Pulau Kalimantan.

Kaum ini tercantum salah satu masyarakat asli Provinsi Kalimantan Utara. Jumlah populasi warga Kaum Tidung di Indonesia lebih dari 235 ribu orang.

Tidak hanya di Kalimantan Utara, beberapa lain warga Kaum Tidung pula terhambur di area Kalimantan Timur.

2. Kepunyaan 2 Negara

Sebab lokasinya yang terletak di area pinggiran antara Indonesia serta Malaysia, warga Kaum Tidung pula ada did 2 negeri itu.

Terdapat lebih dari 58 ribu orang Tidung yang berumah di area Sabah, Malaysia.

Warga Tidung pula sanggup mengatakan 2 bahasa ialah Bahasa Indonesia serta Melayu Malaysia.

3. Sempat menganut sistem Kerajaan

Dahulu, area Tidung menganut sistem rezim berupa kerajaan yang diketahui bagaikan Kerajaan Tidung ataupun Kerajaan Tarakan.

Area Kerajaan Tidung berbatasan dengan Kerajaan Bulungan yang mempunyai ikatan akrab satu serupa lain.

Tetapi, kala Belanda tiba, para 2 kerajaan itu diadu biri- biri alhasil berakhirlah ikatan diplomatik keduanya.

Era kesuksesan Kerajaan Tidung menggapai puncaknya kala dipandu oleh Raja Sungai. Wilayahnya membengkak sampai melampaui Kabupaten Bulungan dikala ini.

Area kewenangan Kerajaan Tidung mencakup Tanjung Mangkaliat( selatan) sampai Kudat, Malaysia.

Area itu setelah itu bertumbuh sampai ke Beluran, Betayau, Bunyu, Kalabakan, Labuk, Lumbis, Malinau, Azospermi, Mentarang, Nunukan, Pulau Sebatik, Salim Batu, Sebuku, Sekatak, Sembakung, Serudung, Sesayap, Semendalen, Soembol serta Tarakan.

4. Memiliki Bahasa Sendiri

Terdapat lebih dari 58 ribu orang Tidung yang berumah di area Sabah, Malaysia.

Warga Tidung pula sanggup mengatakan 2 bahasa ialah Bahasa Indonesia serta Melayu Malaysia.

Tidak hanya menganut bahasa nasional dari 2 negeri ialah Indonesia serta Malaysia, warga Kaum Tidung pula berbicara memakai bahasa serta aksen mereka sendiri.

Tiap hari kebanyakan Kaum Tidung berbicara dengan Bahasa Tidung aksen Tarakan. Bahasa ini jadi perlengkapan komunikasi yang sangat dimengerti oleh masyarakat Kaum Tidung.

Biarpun ialah bahasa Kaum Tidung, sebagian tutur dalam bahasa itu sedang mempunyai kecocokan dengan bahasa wilayah Kalimantan lain.

5. Sedang saudara Kaum Dayak

Sebab posisinya yang bersebelahan serta bersama berumah di Pulau Kalimantan, Kaum Tidung sedang mempunyai ikatan kekerabatan dengan Kaum Dayak dari rumpun Murut.

Kaum Dayak yang sedang berkeluarga dengan Kaum Tidung merupakan warga yang terdapat di Sabah.

Tetapi, yang Kaum Tidung tidak dikira masuk dalam rumpun Kaum Dayak sebab kebanyakan penduduknya yang berkeyakinan islam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *