PSSI Tetap Tunggu Arahan Pemerintah untuk Lanjutkan Kompetisi Dan Tolak Permintaan PT LIB

PSSI Tetap Tunggu Arahan Pemerintah untuk Lanjutkan Kompetisi Dan Tolak Permintaan PT LIB – PT Liga Indonesia Baru (LIB) pada 4 Mei 2020 mengirimkan surat kepada PSSI perihal kelanjutan Shopee Liga 1 dan Liga 2 musim ini. Tak cuma itu, surat tersebut termasuk membahas berkenaan subsidi.

PSSI Tetap Tunggu Arahan Pemerintah untuk Lanjutkan Kompetisi Dan Tolak Permintaan PT LIB

Dalam surat bernomor 187/LIB-COR/V/2020 yang ditandatangani segera oleh Cucu Somantri selaku Direktur Utama, LIB meminta PSSI sehingga tak melanjutkan Shopee Liga 1 dan Liga 2 2020 yang telah ditangguhkan sejak pertengahan Maret lalu. Sementara perihal subsidi bagi klub-klub peserta, LIB minta dikurangi.

Surat dari LIB sesudah itu segera dibalas PSSI sehari setelahnya. Surat bernomor 1098/UDN/135/V-2020 yang ditandatangani oleh Yunus Nusi selaku pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Jenderal (Sekjen) itu berisakan penolakan apa yang diminta oleh LIB.

“Mengenai kelanjutan pelaksanaan kompetisi Liga 1 dan Liga 2. PSSI tetap berpedoman pada Peraturan Kesehatan dan Status Tanggap Darurat virus corona yang ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia,” demikian bunyi surat PSSI.

Sementara untuk subsidi, PSSI menginginkan sehingga LIB membayar sesuai dengan ketentuan dan kesepakatan awal. Adapun di awalnya untuk klub Liga 1, LIB meminta membayar 67 persen atas kontribusi komersial bagian dua, sedang tim Liga 2 dibayar 40 persen.

Dengan begitu, tiap-tiap klub Liga 1 bakal meraih dana sebesar Rp350 juta. Sementara kontestan Liga 2 meraih uang Rp100 juta.

1. Sebagai operator Liga 1 dan Liga 2, telah jadi kewajiban dari PT Liga indonesia Baru (LIB) untuk jalankan pembayaran subsidi kepada klub-klub Liga 1 maupun Liga 2, dengan kuantitas yang telah disepakati sebelumnya, yakni tiap-tiap sebesar Rp 520.000.000 (Lima Ratus Dua Puluh Juta Rupiah), bukan sebesar Rp 350.000.000 (Tiga Ratus Lima Puluh Juta Rupiah) untuk Liga 1. Dan untuk Liga 2 tiap-tiap sebesar Rp 250.000.000 (Dua Ratus Lima Puluh Juta Rupiah) untukIDN Poker Onlinetermin pembayaran pertama, bukan sebesar Rp 100.000.000- (Seratus Juta Rupiah) layaknya yang tercantum di dalam surat.

2. Seyogyanya, subsidi yang dibayarkan kepada klub peserta Liga 1 telah masuk pembayaran termin ketiga dan Liga 2 telah memasuki pembayaran termin kedua, karena hingga dengan kala ini, kewajiban subsidi kepada PSSI belum pernah dikerjakan pembayarannya oleh PT LIB.

3. Adapun pelaporan cash flow baru dikerjakanSitus Poker Onlinepertama kali dikerjakan oleh PT LIB, oleh karena itu dengan ini PSSI meminta PT LIB untuk menambahkan laporan cash flow di awalnya kepada para pemegang saham lewat RUPS pertanggungjawaban.
4. Mengenai kelanjutan pelaksanaan kompetisi Liga 1 dan Liga 2. PSSI tetap berpedoman pada Peraturan Kesehatan dan Status Tanggap Darurat Virus Corona yang ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *