Siapa yang Paling Buruk? 3 Masalah Barcelona vs Real Madrid

Siapa yang Paling Buruk? 3 Masalah Barcelona vs Real Madrid – Dua raksasa Spanyol, Barcelona dan Real Madrid sama-sama belum mencapai level permainan terbaiknya musim ini. Keduanya memiliki sejumlah masalah di sana-sini, yang membawa dampak permainan tak maksimal.

Siapa yang Paling Buruk? 3 Masalah Barcelona vs Real Madrid

Sejauh ini La Liga sudah menempuh 9 pertandingan, tetapi perolehan poin dua tim kuat ini tidak memadai memuaskan. Blaugrana tersedia di puncak bersama dengan 19 poin, hasil dari 6 kemenangan, 1 hasil imbang, dan 2 kekalahan.

Los Blancos mengekor di peringkat ke-2 bersama dengan 18 poin. Mereka baru mengumpulkan 5 kemenangan, 3 hasil imbang, dan sekali kalah. Dua tim ini memiliki masalah masing-masing.

3 Masalah Barca

Pasukan Ernesto Valverde ini kemungkinan masih memimpin klasemen, tetapi tersedia banyak keraguan berkenaan permainan mereka. Barca tidak meyakinkan pas mengalahkan Slavia Praha, meski di awalnya dapat menghajar Eibar.

1. Kurangnya Kontrol di Lini Tengah

Meksi turunkan trio Busquets-Arthur-De Jong, Barcelona terkadang susah mendominasi pertandingan layaknya biasanya. Jika dibandingkan bersama dengan Barca era Guardiola, tim yang saat ini mengetahui jauh tertinggal.

2. Menderita Saat Bertahan

Marc-Andre ter Stegen berulang kali menyelamatkan harga diri Barca musim ini. Dia harus membawa dampak banyak penyelamatan gemilang untuk mengakomodasi barisan bek Barca yang rapuh. Valverde harus bekerja keras untuk menyelesaikan masalah ini.

3. Ketergantungan pada Messi dan Ter Stegen

Bagi tim yang menggunakan miliaran euro untuk pemain top baru, ketergantungan Barca pada Messi dan Ter Stegen mengetahui mengkhawatirkan. Mereka sudah menggunakan sekitar 300 juta euro, tetapi style bermain tim masih begitu-begitu saja.

3 Masalah Real Madrid

Los Blancos sukses menuai kemenangan tipis 1-0 tas Galatasaray, tetapi mengetahui permainan mereka bellum meragukan. Madrid boleh jadi cuma tertinggal satu poin dari Barca di klasemen pas La Liga, tetapi itu tidak menyebutkan masalah sebenarnya.

1. Pertahanan Kurang Solid

Real Madrid tetap melepas lawan menciptakan peluang.Agen Sbobet Tim Galatasaray yang tidak benar-benar kuat apalagi dapat menyusahkan mereka, untungkan Thibaut Courtois tampil di level top. Tercatat, pasukan Zinedine Zidane ini kebobolan lebih dari satu kali per pertandingan (14 kebobolan di dalam 12 laga).

2. Tidak Meyakinkan di Depan

Selain pertahanan rapuh, Madrid pun kesusahan menuntaskan pertandingan lebih cepat. Mereka tidak dapat memenangkan pertandingan bersama dengan selisih lebih dari dua gol sejauh ini. Madrid tidak cukup mematikan pas menyerang, cuma buang-buang peluang.

3. Bintang Belum Bersinar

Eden Hazard didatangkan untuk meningkatkan kapabilitas Madrid, tetapi sejauh ini belum tersedia kontribusi yang berarti. Satu gol dan dua assists di dalam tujuh pertandingan tidak cukup.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *