Ungkap Alasan Tidak Mainkan Kepa Lawan Leicester ,Lampard

Ungkap Alasan Tidak Mainkan Kepa Lawan Leicester ,Lampard – Manajer Chelsea Frank Lampard turunkan Willy Caballero di bawah mistar pada laga melawan Leicester City. Usai pertandingan, sang manajer membeberkan alasannya.

Ungkap Alasan Tidak Mainkan Kepa Lawan Leicester ,Lampard

Chelsea berjumpa Leicester dalam pertandingan Premier League pekan ke-25, Sabtu (1/1/20) malam WIB. Pertandingan di King Power Stadium itu berakhir bersama skor 2-2.

Dua gol Chelsea dicetak oleh Antonio Rudiger. Sementara itu, Leicester mencetak gol lewat Harvey Barnes dan Ben Chilwell.

Pada laga ini, Lampard tidak turunkan kiper utama Kepa Arizzabalaga. Sebagai gantinya, Caballero bermain sejak menit awal.

Alasan Lampard

Lampard pasti saja miliki pertimbangan tersendiri turunkan Caballero dalam pertandingan melawan Leicester. Namun, ketetapan yang diambil alih itu tidak mudah.

“Anda membawa dampak ketetapan setiap minggu dan setiap hari dalam pekerjaan ini. Tidak tersedia ketetapan yang mudah. Ketika terkait ke kiper Anda barangkali sesungguhnya menambahkan sedikit lebih banyak anggapan dan lebih banyak waktu, terutama kecuali seseorang tampaknya menjadi no satu yang terpilih,” kata Lampard di situs formal Chelsea.

“Itu bukan akhir dari cerita. Kami wajib kompetitif. Willy berlatih bersama baik, dia berperilaku bersama baik, dan dia bermain bagus melawan Hull pekan lalu. Saya memastikan untuk mempertahankannya.”

Tidak Bersalah

Gawang Caballero kemasukan dua gol kala hadapi LeicesterAgen Sbobet sehingga Chelsea gagal raih kemenangan. Kendati demikian, Lampard tak sudi menyalahkan sang kiper.

“Saya pikir kinerjanya memadai bagus, dia melaksanakan penyelamatan yang bagus, nyaman bersama bola di kakinya. Saya pas di belakang Harvey Barnes kala mencetak gol dan itu wajar saja karena tersedia defleksi,” lanjutnya.

“Dia tidak bersalah untuk gol kedua, bukan salahnya menurut saya. Bola melintas bersama umpan silang, dia ikuti itu dan mundur ke gawangnya ketika dia memahami bahwa dia tidak dapat mendapatkannya.

“Masalahnya singgah ketika kami berupaya bertahan kala umpan silang terjadi dan tersedot ke kotak penalti. Chilwell nampak dari sisi yang berbeda, dan seseorang selayaknya mengawalnya lebih dekat.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *