Wanita Haid Perlu Waspadai Jika Dekat Komodo

Wanita Haid Perlu Waspadai Jika Dekat Komodo

Foto komodo yang berhadapan dengan truk di lokasi wisata baru Jurassic Park di Taman Nasional Komodo (TNK), Nusa Tenggara Timur, viral di tempat sosial dan mengundang banyak ragam reaksi dari masyarakat.

Bicara komodo, ternyata punya sifat unik. Bagi perempuan yang sedang mengalami ‘datang bulan’ atau haid konon menjadi incaran satwa purba ini. Karena itu, perempuan yang sedang haid dianjurkan untuk melapor pada ranger yang sedang bertugas, kalau datang ke TNK.

“Kalau ulang ‘berhalangan’ tetap terang kepada ranger biar dapat diutamakan pengamanannya pas ketemu komodo,” ujar seorang ranger bernama Abdurrahman pas ditemui IDN Times, pada 9 Oktober 2019. Kenapa begitu ya?
1. Komodo mengincar perempuan yang sedang menstruasi
Fakta Unik, Wanita Haid Mesti Hati-hati di Dekat Komodo Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur (IDN Times/Aryodamar)

Menurut Rahman, penciuman komodo pada perempuan yang sedang haid akan lebih besar ketimbang yang lainnya gara-gara gampang mencium bau darah, supaya harus penjagaan ekstra dari ranger.

Ia pun menghendaki wisatawan supaya tak malu menceritakan kondisinya pada ranger yang bertugas.

“Kita apresiasi yang jujur gara-gara memudahkan ranger bertugas,” tutur dia.

Berbeda dengan wanita haid, pria yang telah belasan tahun menjadi ranger itu memastikan, orang-orang yang punya luka di kulitnya tak berpengaruh pada komodo, meski sama-sama mengeluarkan darah layaknya haid.

“(Luka-luka) gak apa-apa, aman,” kata dia.
3. Proyek Jurassic Park di TNK mendadak viral gara-gara foto komodo vs truk proyek
Fakta Unik, Wanita Haid Mesti Hati-hati di Dekat Komodo (Twitter)

Media sosial sedang diramaikan dengan sebuah unggahan foto komodo di tempat sosial. Komodo tersebut sedang berhadapan dengan truk yang dikira sebagai keliru satu kendaraan proyek pembangunan proyek Jurassic Park di TNK, Pulau Rinca, Manggarai Barat, NTT. Bahkan, foto tersebut trending di Twitter dengan #savekomodo, sejak Minggu (25/10/2020) hingga hari ini.

Melalui account resmi Instagram @kementerianLHK, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengklarifikasi bahwa foto itu memang berasal dari aktivitas pembangunan penataan kawasan Taman Nasional Komodo (TNK).

“Terkait dengan foto yang tersebar di tempat sosial akhir-akhir ini, dapat dijelaskan bahwa aktivitas aktivitas pengangkutan material pembangunan yang pakai alat berat dilakukan, gara-gara tidak dimungkinkan pakai tenaga manusia,” tulis @kementerianLHK dikutip IDN Times, Senin (26/10/2020).

KLHK menyebutkan keliru satu penataan TNK yaitu berada di Lembah Loh Buaya, Pulau Rinca. Populasi komodo di lokasi tersebut yaitu 5 persen dari keseluruhan 1.300 ekor komodo di TNK atau lebih kurang 66 ekor.

“Setidaknya ada 15 ekor komodo yang berkeliaran di tempat pembangunan sarana dan prasarana di Lembah Loh Buaya,” sebut KLHK.

Untuk meyakinkan keamanan satwa langkah tersebut, KLHK menegaskan, sepanjang sistem pembangunan sarana prasarana, komodo diawasi lima hingga 10 petugas lapangan. “Penggunaan alat-alat berat telah ditunaikan dengan komitmen kehati-hatian,” tulis KLHK.

KLHK termasuk menyebutkan pengembangan wisata di TNK akan diarahkan menjadi destinasi wisata super prioritas berdasarkan amanat Presiden Joko “Jokowi” Widodo. Maka sejumlah sarana dan prasarana penunjang dibangun di lokasi itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *